<?xml version="1.0" encoding="UTF-8"?><rss version="2.0"
	xmlns:content="http://purl.org/rss/1.0/modules/content/"
	xmlns:dc="http://purl.org/dc/elements/1.1/"
	xmlns:atom="http://www.w3.org/2005/Atom"
	xmlns:sy="http://purl.org/rss/1.0/modules/syndication/"
	xmlns:georss="http://www.georss.org/georss" xmlns:geo="http://www.w3.org/2003/01/geo/wgs84_pos#" xmlns:media="http://search.yahoo.com/mrss/"
		>
<channel>
	<title>Komentar di: Statistika parametrik dan statistika nonparametrik</title>
	<atom:link href="http://ineddeni.wordpress.com/2007/08/02/statistika-parametrik-dan-statistika-nonparametrik/feed/" rel="self" type="application/rss+xml" />
	<link>http://ineddeni.wordpress.com/2007/08/02/statistika-parametrik-dan-statistika-nonparametrik/</link>
	<description>Speaks With Data</description>
	<lastBuildDate>Tue, 20 Jan 2009 02:14:26 +0000</lastBuildDate>
	<generator>http://wordpress.com/</generator>
	<sy:updatePeriod>hourly</sy:updatePeriod>
	<sy:updateFrequency>1</sy:updateFrequency>
		<item>
		<title>Oleh: Dessy H</title>
		<link>http://ineddeni.wordpress.com/2007/08/02/statistika-parametrik-dan-statistika-nonparametrik/#comment-940</link>
		<dc:creator>Dessy H</dc:creator>
		<pubDate>Tue, 20 Jan 2009 02:14:26 +0000</pubDate>
		<guid isPermaLink="false">http://ineddeni.wordpress.com/2007/08/02/statistika-parametrik-dan-statistika-nonparametrik/#comment-940</guid>
		<description>Mas Denny, apakah dalam statistik non parametrik tidak perlu lagi menggunakan uji asumsi klasik?
uji apa dalam statistik non parametrik yang harus digunakan utk melihat pengaruh dengan menggunakan banyak variabel independen?
Terima kasih atas jawabannya mas.</description>
		<content:encoded><![CDATA[<p>Mas Denny, apakah dalam statistik non parametrik tidak perlu lagi menggunakan uji asumsi klasik?<br />
uji apa dalam statistik non parametrik yang harus digunakan utk melihat pengaruh dengan menggunakan banyak variabel independen?<br />
Terima kasih atas jawabannya mas.</p>
]]></content:encoded>
	</item>
	<item>
		<title>Oleh: omen</title>
		<link>http://ineddeni.wordpress.com/2007/08/02/statistika-parametrik-dan-statistika-nonparametrik/#comment-879</link>
		<dc:creator>omen</dc:creator>
		<pubDate>Wed, 17 Dec 2008 01:15:42 +0000</pubDate>
		<guid isPermaLink="false">http://ineddeni.wordpress.com/2007/08/02/statistika-parametrik-dan-statistika-nonparametrik/#comment-879</guid>
		<description>Nambah pertanyaan Mas Denny,
(1) Apakah data dengan skala nominal dan ordinal otomatis tidak boleh menggunakan statistika parametrik, mengapa ? (2) Mengapa penelitian bidang biologi seperti pertanian tidak pernah saya temui menggunakan statistika nonparametrik.</description>
		<content:encoded><![CDATA[<p>Nambah pertanyaan Mas Denny,<br />
(1) Apakah data dengan skala nominal dan ordinal otomatis tidak boleh menggunakan statistika parametrik, mengapa ? (2) Mengapa penelitian bidang biologi seperti pertanian tidak pernah saya temui menggunakan statistika nonparametrik.</p>
]]></content:encoded>
	</item>
	<item>
		<title>Oleh: omen</title>
		<link>http://ineddeni.wordpress.com/2007/08/02/statistika-parametrik-dan-statistika-nonparametrik/#comment-878</link>
		<dc:creator>omen</dc:creator>
		<pubDate>Wed, 17 Dec 2008 01:10:29 +0000</pubDate>
		<guid isPermaLink="false">http://ineddeni.wordpress.com/2007/08/02/statistika-parametrik-dan-statistika-nonparametrik/#comment-878</guid>
		<description>Mas Denny, berkenaan dengan statistika parametrik dan nonparametrik ada yang mau saya tanyakan:
(1) Yang perlu menjadi patokan normalitas itu data sampel atau populasi ? (2) Kaitannya dengan dalil limit pusat bahwa sampel dengan jumlah besar rataan dari rataannya akan menyebar normal.  Jadi pada sampel berukuran besar untuk uji beda nyata apakah langsung boleh pakai parametrik ? (3) Uji Kosmolgorov - Smirnov itu untuk normalitas error apa data sampel ?</description>
		<content:encoded><![CDATA[<p>Mas Denny, berkenaan dengan statistika parametrik dan nonparametrik ada yang mau saya tanyakan:<br />
(1) Yang perlu menjadi patokan normalitas itu data sampel atau populasi ? (2) Kaitannya dengan dalil limit pusat bahwa sampel dengan jumlah besar rataan dari rataannya akan menyebar normal.  Jadi pada sampel berukuran besar untuk uji beda nyata apakah langsung boleh pakai parametrik ? (3) Uji Kosmolgorov &#8211; Smirnov itu untuk normalitas error apa data sampel ?</p>
]]></content:encoded>
	</item>
	<item>
		<title>Oleh: yuli</title>
		<link>http://ineddeni.wordpress.com/2007/08/02/statistika-parametrik-dan-statistika-nonparametrik/#comment-788</link>
		<dc:creator>yuli</dc:creator>
		<pubDate>Wed, 22 Oct 2008 04:53:36 +0000</pubDate>
		<guid isPermaLink="false">http://ineddeni.wordpress.com/2007/08/02/statistika-parametrik-dan-statistika-nonparametrik/#comment-788</guid>
		<description>Saya sedang melakukan penelitian perbankan. Sampel yang saya dapatkan setelah melalui teknik sampling ternyata hanya 8 sampel. Setelah melalui uji normalitas, datanya berdistribusi normal. Apakah saya harus menggunakan satitistik parametrik dengan sampel sekecil itu? Mohon dibalas melalui alamat email saya. Terimakasih</description>
		<content:encoded><![CDATA[<p>Saya sedang melakukan penelitian perbankan. Sampel yang saya dapatkan setelah melalui teknik sampling ternyata hanya 8 sampel. Setelah melalui uji normalitas, datanya berdistribusi normal. Apakah saya harus menggunakan satitistik parametrik dengan sampel sekecil itu? Mohon dibalas melalui alamat email saya. Terimakasih</p>
]]></content:encoded>
	</item>
	<item>
		<title>Oleh: endang</title>
		<link>http://ineddeni.wordpress.com/2007/08/02/statistika-parametrik-dan-statistika-nonparametrik/#comment-722</link>
		<dc:creator>endang</dc:creator>
		<pubDate>Tue, 16 Sep 2008 13:55:52 +0000</pubDate>
		<guid isPermaLink="false">http://ineddeni.wordpress.com/2007/08/02/statistika-parametrik-dan-statistika-nonparametrik/#comment-722</guid>
		<description>mas den, minta tolong dijelaskan kriteria interval, rasio, nominal, ordinal dlm statistika parametrik dan statiska non parametrik, trim banget yaaa</description>
		<content:encoded><![CDATA[<p>mas den, minta tolong dijelaskan kriteria interval, rasio, nominal, ordinal dlm statistika parametrik dan statiska non parametrik, trim banget yaaa</p>
]]></content:encoded>
	</item>
	<item>
		<title>Oleh: fitri</title>
		<link>http://ineddeni.wordpress.com/2007/08/02/statistika-parametrik-dan-statistika-nonparametrik/#comment-473</link>
		<dc:creator>fitri</dc:creator>
		<pubDate>Wed, 04 Jun 2008 08:41:18 +0000</pubDate>
		<guid isPermaLink="false">http://ineddeni.wordpress.com/2007/08/02/statistika-parametrik-dan-statistika-nonparametrik/#comment-473</guid>
		<description>salam kenal, saya sedang menyusun skripsi, saya ingin menanyakan mengenai statistika non parametrik, 1. apakah sampel ayng dibutuhkan dalam pengujian parametrik harus dibawah 30? 
2.bagaimana kalau sampel yang saya gunakan lebih dari 30?
3. bagaimana seandainya saya mengunakan pengujian korelasi rank korelasi tapi sampelnya lebih dari 30? 
4. bagaimana cara mencari rumus non probabilty sampel?semisal populasi terhadap mahasiswa  tidak diketahui?
5. mengetahui kuisioner valid dan reliabel bagaimana?? rumus-rumus apa yang digunakan?
6. uji T dan Z bisakah dilakukan untuk uji korelasi??? 
 terima kasih mas atas jawabannya???bingung nih</description>
		<content:encoded><![CDATA[<p>salam kenal, saya sedang menyusun skripsi, saya ingin menanyakan mengenai statistika non parametrik, 1. apakah sampel ayng dibutuhkan dalam pengujian parametrik harus dibawah 30?<br />
2.bagaimana kalau sampel yang saya gunakan lebih dari 30?<br />
3. bagaimana seandainya saya mengunakan pengujian korelasi rank korelasi tapi sampelnya lebih dari 30?<br />
4. bagaimana cara mencari rumus non probabilty sampel?semisal populasi terhadap mahasiswa  tidak diketahui?<br />
5. mengetahui kuisioner valid dan reliabel bagaimana?? rumus-rumus apa yang digunakan?<br />
6. uji T dan Z bisakah dilakukan untuk uji korelasi???<br />
 terima kasih mas atas jawabannya???bingung nih</p>
]]></content:encoded>
	</item>
	<item>
		<title>Oleh: Deny</title>
		<link>http://ineddeni.wordpress.com/2007/08/02/statistika-parametrik-dan-statistika-nonparametrik/#comment-431</link>
		<dc:creator>Deny</dc:creator>
		<pubDate>Mon, 12 May 2008 05:47:51 +0000</pubDate>
		<guid isPermaLink="false">http://ineddeni.wordpress.com/2007/08/02/statistika-parametrik-dan-statistika-nonparametrik/#comment-431</guid>
		<description>APABILA ANDA INGIN MEMBERIKAN KOMENTAR UNTUK KATEGORI STATISTIKA NONPARAMETRIK ATAU HAL-HAL YANG BERHUBUNGAN DENGAN STATISTIKA NONPARAMETRIK, DIMOHON UNTUK MELETAKKANNNYA PADA KATEGORI &quot;STATISTIKA NONPARAMETRIK&quot;. 
MULAI SAAT INI HINGGA SETERUSNYA, HALAMAN INI TIDAK DIGUNAKAN UNTUK MAKSUD DI ATAS. 
MOHON MAKLUM,</description>
		<content:encoded><![CDATA[<p>APABILA ANDA INGIN MEMBERIKAN KOMENTAR UNTUK KATEGORI STATISTIKA NONPARAMETRIK ATAU HAL-HAL YANG BERHUBUNGAN DENGAN STATISTIKA NONPARAMETRIK, DIMOHON UNTUK MELETAKKANNNYA PADA KATEGORI &#8220;STATISTIKA NONPARAMETRIK&#8221;.<br />
MULAI SAAT INI HINGGA SETERUSNYA, HALAMAN INI TIDAK DIGUNAKAN UNTUK MAKSUD DI ATAS.<br />
MOHON MAKLUM,</p>
]]></content:encoded>
	</item>
	<item>
		<title>Oleh: karin</title>
		<link>http://ineddeni.wordpress.com/2007/08/02/statistika-parametrik-dan-statistika-nonparametrik/#comment-430</link>
		<dc:creator>karin</dc:creator>
		<pubDate>Mon, 12 May 2008 04:53:37 +0000</pubDate>
		<guid isPermaLink="false">http://ineddeni.wordpress.com/2007/08/02/statistika-parametrik-dan-statistika-nonparametrik/#comment-430</guid>
		<description>mas den nanya lg ne..sesuai saran mas katanya u penelitian sy lbh baik pk korelasi nonparametris, penelitian sy jdlnya ganti dr pengaruh tk pnddkn pemirsa tdhp plhan acr jd hub tk pnddk dan jns kelamin thdp pilihan acara tv, sy menguji 3 hipotesis 
1. ada hub tk pddkn ma plhn acr
2. jenis klmin dg plhn acr
3. tk pnddkn dan Jns kelamin scr brsm2 dg plihan acr
...ptyannya:
1. pake kontingency ma rumus pearson chi square itu dah tepat ga mas?
2. perlu ada uji valid ma reliabel jg ga?kr2 rumus yg tepat bwt uji valid ma reliabel penelitian sy apa ya mas?
3. sy jg bingung sm penentuan jumlah sampel yg sy ambil nanti krn st kelurahan dg banyaknya RT apa mengharuskan sy memakai multistage sampling?

thanks b4 mas.....</description>
		<content:encoded><![CDATA[<p>mas den nanya lg ne..sesuai saran mas katanya u penelitian sy lbh baik pk korelasi nonparametris, penelitian sy jdlnya ganti dr pengaruh tk pnddkn pemirsa tdhp plhan acr jd hub tk pnddk dan jns kelamin thdp pilihan acara tv, sy menguji 3 hipotesis<br />
1. ada hub tk pddkn ma plhn acr<br />
2. jenis klmin dg plhn acr<br />
3. tk pnddkn dan Jns kelamin scr brsm2 dg plihan acr<br />
&#8230;ptyannya:<br />
1. pake kontingency ma rumus pearson chi square itu dah tepat ga mas?<br />
2. perlu ada uji valid ma reliabel jg ga?kr2 rumus yg tepat bwt uji valid ma reliabel penelitian sy apa ya mas?<br />
3. sy jg bingung sm penentuan jumlah sampel yg sy ambil nanti krn st kelurahan dg banyaknya RT apa mengharuskan sy memakai multistage sampling?</p>
<p>thanks b4 mas&#8230;..</p>
]]></content:encoded>
	</item>
	<item>
		<title>Oleh: Deny</title>
		<link>http://ineddeni.wordpress.com/2007/08/02/statistika-parametrik-dan-statistika-nonparametrik/#comment-429</link>
		<dc:creator>Deny</dc:creator>
		<pubDate>Fri, 09 May 2008 15:59:18 +0000</pubDate>
		<guid isPermaLink="false">http://ineddeni.wordpress.com/2007/08/02/statistika-parametrik-dan-statistika-nonparametrik/#comment-429</guid>
		<description>Respon untuk #2
1. Data yang bersifat acak disyaratkan oleh metode statistika. Hal ini disebabkan, rumus2 metode statistika diturunkan secara matematis dengan mengasumsikan bahwa data bersifat acak (random).
2. Sifat acak sangat berguna dalam menyusun suatu kesimpulan. Sebab, kesimpulan yang kita buat dari penelitian yang kita lakukan harus benar-benar mencerminkan kondisi yang alamiah (acak; tidak dibuat-buat). Apabila data yang kita miliki diperoleh dengan cara yang dianggap tidak acak, misalnya hasil karangan kita sendiri, atau kita susun sedemikian rupa supaya sesuai dengan keinginan, maka kesimpulan yang kita peroleh dari data seperti ini tidak bisa mewakili kondisi yang alamiah atau yang sebenarnya. Kondisi seperti ini disebut sebagai kondisi yang subjektif. Sedangkan kita tahu, bahwa sesuatu hal dikatakan ilmiah bila mengandung sifat objektif, artinya dapat diterima oleh semua orang.
3. Dalam kasus nonparametrik, apabila data bersifat tidak acak, biasanya hal ini mengindikasikan adanya kecenderungan dari populasi. Tentu saja, kecenderungan yang dimaksud bisa bermacam-macam, misal kecenderungan hasil jajak pendapat. 
4. Kalo di parametrik, kok saya belum pernah tahu ya, uji mengenai keacakan data. Biasanya, data yang bersifat acak mengindikasikan bahwa data bersifat baik. Contohnya dalam kasus regresi, saat kita menguji apakah data residual mengalami korelasi atau tidak. Apabila data residual bersifat acak, maka kemungkinan besar, data residual tersebut tidak mengalami autokorelasi. Selain itu, data residual yang acak biasanya mengindikasikan bahwa data residual menyebar normal.
:)</description>
		<content:encoded><![CDATA[<p>Respon untuk #2<br />
1. Data yang bersifat acak disyaratkan oleh metode statistika. Hal ini disebabkan, rumus2 metode statistika diturunkan secara matematis dengan mengasumsikan bahwa data bersifat acak (random).<br />
2. Sifat acak sangat berguna dalam menyusun suatu kesimpulan. Sebab, kesimpulan yang kita buat dari penelitian yang kita lakukan harus benar-benar mencerminkan kondisi yang alamiah (acak; tidak dibuat-buat). Apabila data yang kita miliki diperoleh dengan cara yang dianggap tidak acak, misalnya hasil karangan kita sendiri, atau kita susun sedemikian rupa supaya sesuai dengan keinginan, maka kesimpulan yang kita peroleh dari data seperti ini tidak bisa mewakili kondisi yang alamiah atau yang sebenarnya. Kondisi seperti ini disebut sebagai kondisi yang subjektif. Sedangkan kita tahu, bahwa sesuatu hal dikatakan ilmiah bila mengandung sifat objektif, artinya dapat diterima oleh semua orang.<br />
3. Dalam kasus nonparametrik, apabila data bersifat tidak acak, biasanya hal ini mengindikasikan adanya kecenderungan dari populasi. Tentu saja, kecenderungan yang dimaksud bisa bermacam-macam, misal kecenderungan hasil jajak pendapat.<br />
4. Kalo di parametrik, kok saya belum pernah tahu ya, uji mengenai keacakan data. Biasanya, data yang bersifat acak mengindikasikan bahwa data bersifat baik. Contohnya dalam kasus regresi, saat kita menguji apakah data residual mengalami korelasi atau tidak. Apabila data residual bersifat acak, maka kemungkinan besar, data residual tersebut tidak mengalami autokorelasi. Selain itu, data residual yang acak biasanya mengindikasikan bahwa data residual menyebar normal.<br />
 <img src='http://s.wordpress.com/wp-includes/images/smilies/icon_smile.gif' alt=':)' class='wp-smiley' /> </p>
]]></content:encoded>
	</item>
	<item>
		<title>Oleh: Erika</title>
		<link>http://ineddeni.wordpress.com/2007/08/02/statistika-parametrik-dan-statistika-nonparametrik/#comment-414</link>
		<dc:creator>Erika</dc:creator>
		<pubDate>Thu, 01 May 2008 03:51:18 +0000</pubDate>
		<guid isPermaLink="false">http://ineddeni.wordpress.com/2007/08/02/statistika-parametrik-dan-statistika-nonparametrik/#comment-414</guid>
		<description>&lt;strong&gt;#2
saya mau tanya tentang run test. Itu kan uji di nonparametrik untuk menguji apakah data yang kita uji bersifat random. Trus kalo di parametrik, perlu gak di uji juga apakah datanya acak atau tidak?kenapa?
tolong dijawab ya. bingung nih&lt;/strong&gt;</description>
		<content:encoded><![CDATA[<p><strong>#2<br />
saya mau tanya tentang run test. Itu kan uji di nonparametrik untuk menguji apakah data yang kita uji bersifat random. Trus kalo di parametrik, perlu gak di uji juga apakah datanya acak atau tidak?kenapa?<br />
tolong dijawab ya. bingung nih</strong></p>
]]></content:encoded>
	</item>
</channel>
</rss>
