Hipotesis

2 08 2007

Pada umumnya, dalam penelitian, peneliti terlebih dahulu menyusun suatu hipotesis. Saya pernah mambaca buku, saya lupa karangan siapa (maaf bagi pengarangnya…heheh), Hipotesis adalah dugaan sementara yang kebenarannya masih harus dibuktikan.

Biasanya Hipotesis ditulis sedemikian rupa sehingga memiliki makna yang berlawanan satu sama lain. Contoh:

H0: rata-rata uang saku mahasiswa perhari = Rp.5 rb ; v.s. H1: rata-rata uang saku mahasiswa/hari tdk sama dg Rp.5 rb.

(biasanya penulisannya dg lambang matematis)

Untuk membuktikan kebenaran hipotesis, peneliti melakukan serangkaian percobaan/survey untuk mendapatkan data, kemudian dilakukan analisis data. Nah, bila dari penelitian ini, data mendukung H1, maka peneliti menyimpulkan bahwa rata-rata uang saku mahasiswa/hari bukanlah Rp.5 rb.


Aksi

Information

Tinggalkan Balasan

Isikan data di bawah atau klik salah satu ikon untuk log in:

Logo WordPress.com

You are commenting using your WordPress.com account. Logout / Ubah )

Gambar Twitter

You are commenting using your Twitter account. Logout / Ubah )

Foto Facebook

You are commenting using your Facebook account. Logout / Ubah )

Foto Google+

You are commenting using your Google+ account. Logout / Ubah )

Connecting to %s




%d blogger menyukai ini: