Nilai k optimal

2 08 2007

Kemarin malam saya ditanya oleh teman saya, bagaimana cara menghitung nilai k (banyaknya klaster) yg optimal?

Sebelum kita menjawab, alangkah baiknya kita ingat bahwa ada 2 bagian besar dalam cluster analysis, yaitu Hierarchical Cluster Analysis dan Nonhierarchical Cluster Analysis. Penentuan nilai k pada metode Hierarchical CA ditentukan dari fakta data itu sendiri (Mattjik, dkk-2002). Sedangkan nilai k pada Nonhierarchical CA ditentukan oleh peneliti. Hal ini disebabkan peneliti telah mengetahui sebelumnya mengenai berapa klaster yg dapat dibentuk pada data tersebut. Misal, jika peneliti telah mengetahui bahwa di Jawa Timur terdapat tiga klaster kesejahteraan penduduk, yaitu: Kesejahteraan tinggi, sedang dan rendah.

Jika tidak ada informasi awal yg dimiliki peneliti mengenai berapa banyak klaster dari suatu data/kasus, maka peneliti dapat menggunakan metode Hierarchical CA.

Jadi dapatlah dikatakan bahwa kita tidak dapat menentukan nilai k jika kita tidak memiliki informasi awal. Sebagai gantinya, dapatlah digunakan metode Hierarchical CA, karena metode ini tidak memerlukan informasi awal mengenai berapa banyak k yg harus dibentuk.


Aksi

Information

One response

10 12 2007
Bahrun

Assalamu alaikum
saya ingin bertanya mengenai analisis apa saja yang dapat digunakan untuk data dengan respon kategorik.
terima kasih sebelumnya.
Wassalam

Tinggalkan Balasan

Isikan data di bawah atau klik salah satu ikon untuk log in:

Logo WordPress.com

You are commenting using your WordPress.com account. Logout / Ubah )

Gambar Twitter

You are commenting using your Twitter account. Logout / Ubah )

Foto Facebook

You are commenting using your Facebook account. Logout / Ubah )

Foto Google+

You are commenting using your Google+ account. Logout / Ubah )

Connecting to %s




%d blogger menyukai ini: